-->

DATA FLOW DIAGRAM ( DFD )


Data Flow Diagram (DFD) adalah gambaran grafis yang memperlihatkan aliran data dari sumbernya dalam obyek kemudian melewati suatu proses yang mentransformasikan ketujuan yang lain, yang ada pada objek lain. Dengan demikian data flow diagram adalah alat yang digunakan untuk menggambarkan aliran data melalui sistem dan kerja atau pengolahan yang dilakukan oleh sistem tersebut.

Simbol-sombol yang digunakan di DFD mewakili maksud tertentu, yaitu:

a. External Entity (kesatuan Luar) atau Boundary (batas sistem)

Setiap sistem pasti memiliki batas sistem (boundary) yang memisahkan suatu sistem dengan lingkungan luarnya. Kesatuan luar (external entity) merupakan kesatuan di lingkungan luar sistem yang dapat berupa orang, organisasi atau sistem lainya yang berada di lingkungan luarnya yang memberikan input atau menerima output dari sistem.

 b. Data flow (arus data)

Arus data di DFD diberi simbol panah. Arus data ini mengalir diantara proses, simpanan, dan kesatuan luar

c. Process (proses)

Suatu proses adalah kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin atau komputer dari hasil suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk dihasilkan arus
data yang akan keluar dari proses.

d. Data store (simpanan data)

Simpanan data (data store) merupakan simpanan dari data yang dapat berupa suatu file atau database di komputer, suatu arsip atau catatan manual dan lain sebagainya.

Contoh DFD Sistem Surat Masuk






MEMBUAT DATABASE DI PHPMYADMIN DENGAN XAMPP

Sebelum ke langkah-langkah membuat database, aku jelasin dulu pengertian XAMPP.

XAMPP adalah sebuah perangkat lunak atau software yang bebas (maksudnya open source) yang dapat digunakan di berbagai sistem operasi. XAMPP merupakan kompilasi dari beberapa program.
XAMPP berfungsi sebagai server offline yang berdiri sendiri (seringkali disebut sebagai localhost). XAMPP terdiri dari beberapa program yaitu Apache HTTP Server, MYSQL Database, PHP, dan Pearl.

XAMPP memiliki kelebihan untuk bisa berperan sebagai server web Apache untuk simulasi pengembangan website. Tool pengembangan web ini mendukung teknologi web populer seperti PHP, MySQL, dan Perl. Melalui program ini, programmer web dapat menguji aplikasi web yang dikembangkan dan mempresentasikannya ke pihak lain secara langsung dari komputer, tanpa perlu terkoneksi ke internet. XAMPP juga dilengkapi fitur manajemen database PHPMyAdmin seperti pada server hosting sungguhan, sehingga pengembang web dapat mengembangkan aplikasi web berbasis database secara mudah. 

LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT DATABASE DI PHPMYADMIN DENGAN XAMPP

1. Pastikan Komputer atau laptop kamu udah ada instalan XAMPP nya, Klik 2x XAMPP kamu, maka akan muncul form XAMPP control Paanel Application.
Kemudian start Apache, MySql, dan FileZilla seperti gambar di bawah ini :


2. Buka web Browser kamu, lalu ketikkan http://localhost/phpmyadminMaka akan muncul tampilan seperti di bawah ini :


Pada kolom " Create new database" ketikkan nama database kamu, kemudian "Create".

3. Gambar di bawah ini menunjukkan bahwa database uda berhasil di buat .



4. Untuk membuat tabel pada kolom "Create new table on database" ketikkan nama tabel kamu, dan untuk kolom "Number of fields" di gunakan untuk membuat jumlah kolom dalam tabel. Setelah itu klik "GO"


5. Isikan Nama kolom, Type, Length dalam tabel kemudian klik "GO"


6. Tabel dan isinya berhasil di buat, dan hasilya seperti gambar di bawah ini :


7. Untuk Export database, caranya klik export kemudian pada "File name template" Ketik nama database yang mau kamu simpan kemudian "GO"


8. Tampilan seperti ini, berarti database kamu uda berhasil di export, 


10. Sedangkan untuk Import database klik Import, kemudian pilih file database yang mau kamu import, kemudian "GO"








USE CASE DIAGRAM

Use-case diagram merupakan model diagram UML yang digunakan untuk menggambarkan requirementfungsional yang diharapkan dari sebuah sistem. Use-case diagram menekankan pada “siapa” melakukan “apa” dalam lingkungan sistem perangkat lunak akan dibangun. 

Komponen Pembentuk Use Case Diagram :


1. Aktor



Pada dasarnya actor bukanlah bagian dari use case diagram, namun untuk dapat terciptanya suatu use case diagram diperlukan beberapa actor. Actor tersebut mempresentasikan seseorang yang berinteraksi dengan sistem. Sebuah actor mungkin hanya memberikan informasi inputan pada sistem, hanya menerima informasi dari sistem atau keduanya menerima, dan memberi informasi pada sistem. Actor hanya berinteraksi dengan use case, tetapi tidak memiliki kontrol atas use case. Actor digambarkan dengan stick man . Actor dapat digambarkan secara secara umum atau spesifik, dimana untuk membedakannya kita dapat menggunakan relationship.

2. Use case

Use Case adalah gambaran fungsionalitas dari suatu sistem, sehingga customer atau pengguna sistem paham dan mengerti mengenai kegunaan sistem yang akan dibangun. 

Cara menentukan Use Case dalam suatu sistem:
a. Pola perilaku perangkat lunak aplikasi.
b. Deskripsi tugas dari sebuah actor.
c. Sistem atau “benda” yang memberikan sesuatu yang bernilai kepada actor.
d.Apa yang dikerjakan oleh suatu perangkat lunak (*bukan bagaimana cara mengerjakannya).


3. Relasi 
dalam Use Case ada beberapa relasi yang terdapat pada use case diagram:
  • Association, menghubungkan link antar element.
  • Generalization, disebut juga inheritance (pewarisan), sebuah elemen dapat merupakan spesialisasi dari elemen lainnya. 
  • Dependency, sebuah element bergantung dalam beberapa cara ke element lainnya. 
  • Aggregation, bentuk assosiation dimana sebuah elemen berisi elemen lainnya.

Contoh Use Case Sistem Parkir Di UNISLA