-->

CARA MENGISI TABEL



 1. Untuk membuat database caranya CREATE DATABASE NAMA_DATABASE ;
   

2. SHOW DATABASES ; di gunakan untuk melihat isi database yang uda kamu buat tadi.


3. USE nama DATABASE ; berfungsi untuk menggunakan database yang uda kamu buat tadi.


4. Untuk membuat tabel, CREATE TABLE nama_tabel ;


5. SHOW TABLES ; berfungsi untuk menampilkan tabel yang uda kamu buat di database.


6. Untuk mengisi tabel, gunakan INSERT INTO VALUES nama_tabel ( isi tabel) ;


7. Untuk menampilkan isi tabel gunakan SELECT * FROM nama_tabel ;


8. Kalo misalnya kamu mau mengubah nama field yang ada di tabel dalam database, gunakan syntak ALTER TABLE nama_tabel CHANGE nama_field_lama nama_field_baru type_data ;


SELESAI....






CARA MEMBUAT UNDANGAN SEDERHANA DENGAN CORELDRAW

1. Pertama-tama buka aplikasi corel drawnya, kemudian buat kotak dengan menggunakan Rectangle Tool atau F6, kemudian beri warna apa aja terserah kamu, caranya klik Fiil kemudian di situ banyak pilihannya, tapi aku pakek yang Fountain Fill, lihat gambar di bawah ini:


2. Beri Hiasan balon-balon, atau topi ultah, dll dengan cara pilih Artistic Media Tool kemudian pilih sprayer. Banyak macam-macam hiasan ultah.. pilih terserah kamu.. 
Lihat gambar di bawah ini :


3. Kalo uda, jadinya seperti ini :

                           

4. Beri tulisan seperti contoh saya di bawah ini: 


5. Tambahkan kotak untuk menuliskan nama temen-temen yang mau di undang. Caranya buat kotak kecil, menggunakan Rectangle Tool (F6) ukurannya bebas, kemudian untuk menumpulkan ke empat pojok segi empat caranya Ubah ukuran Right Rectangle Corner Roundness pada standart toolbar menjadi 30 misalnya.


SELESAI....


SOTO LAMONGAN


Pada postingan kali ini, aku mau nulis tentang makanan khas daerah Lamongan-Jawa Timur, yaitu Soto Lamongan. Sebenarnya selain soto lamongan, ada beberapa makanan khas lamongan lainnya, di antaranya Nasi Boranan, Wingko Babat, dan Tahu Campur. Tapi aku mau posting salah satu dari beberapa makanan khas Lamongan, yaitu Soto Lamongan.

Langsung aja kita simak Bahan dan Bumbu apa aja yang di perlukan, kemudian cara pembuatannya juga.

BAHAN:

- 1 Ekor ayam buras, di potong 2 bagian.
- 2.000 ml air
- 2 batang daun bawang di potong 1 cm
- 3 batang serai, di ambil bagian putih, di memarkan
- 5 lembar daun jeruk purut, di buang tulangnya
- 2 sendok teh garam
- 2 blok kaldu ayam
- 3 makan minyak saayur untuk menumis.

BUMBU HALUS

- 12 Siung bawang putih
- 6 butir kemiri, di sangrai
- 3 cm kunyit, di sangrai
- 2 cm jahe
- 3/4 sendok teh merica, di sagrai

BAHAN ISI

- 50 gram taoge, di bersihkan, di seduh air mendidih, di tiriskan
- 50 gram soun kering, di seduh air panas, di tiriskan, di potong-potong
- 2 butir telur ayam, di rebus, di potong-potong
- 1 batang seledri, di iris halus
- 1 sendok makan bawang putih goreng
- 1 sendok makan bawang merah goreng

BAHAN PELENGKAP

- 4 buah perkedel kentang
- 1 buahjeruk nipis, di potong-potong
- 2 sendok makan kecap manis

BAHAN SAMBAL CABAI RAWIT

- 8 buah cabai rawit
- 2 buah cabai rawit
- 2 siung bawang putih
- 1/4 sendok teh garam

CARA MEMBUAT SOTO AYAM

1. Rebus ayam sampai daging ayam matang di atas api kecil, saring dan didihkan lagi.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum
3. Tambahkan daun bawang, serai, dan daun jeruk. Aduk sampai layu, angkat
4. Tuang ke rebusan ayam. Tambahkan garam dan kaldu ayam. Masak sampai matang
5. angkat ayam. Suwir-suwir ayam. Sisihkan.
6 Sambal cabai rawit, rebus cabai rawit, cabai merah, dan bawang putih sampai matang. Angkat. Tambaahkan garam. Haluskan.
7. Dalam mangkuk saji, beri taoge, soun, ayam suwir, dan telur. Tuang kuah, tabur seledri, bawang putih goreng, dan bawang merah goreng.
8. Sajikan hangat bersama pelengkap dan sambal.

Untuk harga 1 porsi biasanya Rp. 8000,  




WBL



Pagi semua.. uda lamaaaa banget nih gak posting blog. kali ini aku mau nulis tentang wisata yang ada di lamongan-jawa timur.
wisata ini terkenal banget loh di lamongan, ada yang bilang wisata ini jatim park 2 setelah malang.. 
WBL adalah kepanjangan dari Wisata Bahari Lamongan. Wisata ini terletak di pesisir pantai lamongan bagian utara tepatnya di paciran-lamongan
WBL berdiri di atas tanah seluas 17 hektar dengan banyak fasilitas dan wahana. 
Hamparan pasir putih dan potensi alam yang indah di pesisir pantai wbl membuat pengunjung betah.
Saat masuk wbl, pengunjung di suguhi patung2 kodok yang sedang bermain alat musik.
Macam2 wahana yang ada di wbl:
1. Rumah Kucing
2. Sarang Bajak Laut
3. Rumah Sakit Hantu
4. Istana Bawah Laut
5. Anjungan wali songo
6. Gua Insektarium
7. Galery Keong
8. Video Games
9. Arena Ketangkasan
10. Space Shuttle
11. Motor cross
12. Go-Kart
13. Galery Kapal
14. Tagada
15. Play ground
16. Mainan semprot Air
17. Pantai Marina
18. Rumah cowboy
19. food centre, 
20. Kolam renang dan masih banyak lagi..


WBL buka mulai pukul 08.30-16.30 dan tiket masuk WBL Rp.50.000 untuk hari senin-kamis sedangkan untuk hari jum'at-minggu Rp.65.000.
Sedikit foto wahana wbl :








SEJARAH SUNAN DRAJAT


RADEN QOSIM (SUNAN DRAJAT)


KH. ABDUL GHOFUR
(Pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat)

Pondok Pesantren sunan drajat adalaah pondok peninggalan wali songo yang masih ada di pulau jawa. Pondok Pesantren Sunan Drajat ini memiliki nilai sejarah yang panjang karena keberadaan pesantren ini tak lepas dari nama yang di sandangnya yakni, Sunan Drajat. Sunan Drajat adalah julukan dari Raden Qosim putra ke dua Raden Ali Rahmatullah ( Sunan Ampel ) dengan Nyi Ageng Manila ( Putri Adipati Tuban AryaTeja ).Perjuangan Sunana Drajat di Banjaranyar di mulai tatkala beliau di utus ayahandaanya untuk membantu perjuangan Mbah banjar dan Mbah Mayang Madu guna mengembangkan syiar Islam di daaerah pesisir pantai utara kabupaten Lamongan saat ini.
Syahdan, pada tahun 1440-an ada seorang pelaut muslim asal Banjarmasin yang mengalami musibah di pesisir pantai utara, kapal yang di tumpanginya pecah terbentur karang dan karam di laut.Adapun sang pelaut Banjar terdampar di tepian pantai Jelak dan di tolong oleh Mbah Mayang Madu penguuasa kampungg Jelak pada saat itu. Melihat kondisi masyarakat Jelak yang telah terseret sedemikian jauh dalam kesesatan, Sang pelaut Muslim itu pun terketuk hatinya untuk menegakkan sandi-sandi agama Allah. Beliau pun memulai berdakwah dan mensyiarkan ajaran islam kepada penduduk Jelak dan sekitarnya. Lambat laun perjuangan sang pelaut yang kemudian hari lebih di kenan dengaan Mbah Banjar, mulai membuahkan hasil.Dan apa lagi pada saat itu Mbah Mayang Madu yang awalnya beragama Non Islam kemudian menyatakan dirinya masuk islam.Pada suatu hari, Mbah Banjar dan Mbah Mayang Madu berkeinginan untuk mendirikan tempat pengajaran dan pendidikan agama agar syiar Islam semakin berkembang, namun mereka menemui kendala di karenakan masih kurangnya tenaga edukatif yang mampu di bidang ilmu Diniyah.Akhirnya mereka pun sepakat untuk sowan menghadap Kanjeng Sunan Ampel di Ampel denta Surabaya.Dan kanjeng Sunan Ampel memberikan restu dengan mengutus putranya raden Qosim untuk turut serta membantu perjuangan keduah tokoh tersebut.Akhirnya Raden Qosim mendirikan Pondok Pesantren di suatu petak tanah yang terletak di area Pondok Pesantren Putri Sunan Drajat saat ini. Beliau pun mengaatakan bahwa Barang siapa yang mau belajar mendalami ilmu agama di tempat tersebut, semoga Allah menjadikannya manusia yang memiliki derajat luhur. Karena Do;a Raden Qosim inilah para pencari ilmu pun berbondong-bondong belajar di tempat beliau dan Raden Qosim pun mendapat Gelar Sunan Drajat. Sementara itu untuk mengenang perjuangaan Mbah Baanjar, maka dusun yang sebelumnya bernama kampung Jelak  itu, di rubah menjadi Banjaranyar untuk mengabadikan nama Mbah Banjar dan Anyaar sebagai suasana baru di bawah petunjuk Islam. Selain berdakwah menyebarkan islam, Raden Qosim juga menyebarkan islam melalui seni. Setelah beberapa lama beliau berdakwah di BanjarAnyar, maka reden Qosim mengembangkan daerah dakwahnya dengan mendirikan masjid daan pondok pesantren yang baru di kampung sentono. Beliau berjuang hingga akhr hayatnya dan di makamkan di belakang masjid tersebut. Kampung di mana beliau mendirikan masjid dan pondok pesantren itu akhirnya di namakan kampung Drajat. Sepeninggalan Kanjeng Sunan Drajat, tongkat estafet perjuangan di lanjutkan oleh aanak cucu beliau. Namun seiring dengan perjalanan waktu yang cukup panjang pamor pondok Pesantren Sunan Drajat pun kiyan pudar dan akhirnya lenyap di telan masa. Saat itu hanyalah tinggal sumur tua yang tertimbun tanah dan pondasi bekas langgar yang tersisa. Kemaksiatan dan perjudian merajalela di sekitar wilayah Banjaranyar dan sekitarnya, bahkan areal di mana Raden Qosim mendirikan Pondok Pesantren saat itu berubah menjadi tempat pemujaan. naamun alhamdulillah keadaan itupun berangsur-angsur pulih kembalis saat di tempat yang sama di dirikan Pondok Pesantren Sunan Drajat oleh KH.ABDUL GHOFUR yang masih termasuk salah seorang keturunan Sunan Drajat pada tahun 1977 yang bertujuan untuk melanjutkan perjuangan wali songo dalam mengagungkan syiar agama Allah di muka bumi. Dengan berbekal ilmu kanuragan yang di miliki KH.Abdul Ghofur mengumpulkan para pemuda sambil mengajarkan ilmu agama, ilmu kanuragan, serta ilmu pengobatan. Jumlah santri yang semula hanya beberapa orang, menjadi puluhan dan terus berkembang secara pesat dari tahun ke tahun. Kebangkitan Pondok Pesantren Sunan Drajat setelah mengalaami proses kemunduran, bahkan sempat menghilang dari percaturan dunia Islam di Pulau jawa, pada akhirnya Pondok Pesantren Sunan Drajat kembali menata diri dan menatap masa depannya dengan rasa optimis dan tekat yang kuat. Hal ini bermula dari upaaya yang di lakukan oleh KH. Abdul Ghofur yang bercita-cita untuk melanjutkan perjuangan Sunan Drajat di Baanjaranyar.
Sepulang dari perantauan dan menimba ilmu, beliau berupaya menghidupkan kembali pesantren yang telah lama mati dengan melakukan pendekatan seni. Berawal dari kegiatn latihan Pencak silat yang juga di selingi siraman rohani dan pengajian ilmu diniyah, pamor Pondok Pesantren Sunan Drajat kembali bersinar dan nuansa keagamaan pun mulai mewarnai kehidupan masyarakat Banjaranyar dan sekitarnya. Dalam waktu relatif singkat Pondok Pesantren Sunan Drajat menunjukkan perkembangan yang luar biasa pesatnya. Kini Pondok Pesantren Sunan Drajat telah memiliki berbagai pendidikan baik formal maupun non formal, dalam berbagai jenis dan jenjang seperti: TK Muslimat, MI, Mts, SMPN 2 Paciran, MA, Madrasah Mu'alimin Mu'alimat, SMK NU 1, SMK NU 2, Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM), Madrasah diniyah, dan Madraasatul Qur'an. Denga jumlah santriwan atau santriwati kurang lebih 6000 Orang.
Selanjutnya perkembangan Pondok Pesantren Sunan Drajat dapat di deskripsikan sebagai Berikut:
  • 1996, Sebelum kebangkitan pondok Pesantren Sunan Drajat di banjaranyar telah berdiri lembaga pendidikan MI Al-Mua'awanah
  • 1976 Madrasah Diniyah didirikan mengawali upaya dibangkitkannya Pondok Pesantren Sunan Drajat
  • 1977 Pondok Pesantren Sunan Drajat secara resmi didirikan pada tanggal 07 September 1977
  • 1983 Pesantren berupaya mendirikan SMP 45, namun karena kurangnya minat pendidikan ini hanya mampu bertahan selama 3 tahun dan selanjutnya diganti dengan MTs Al-Mu’awanah
  • 1986 MTs Almu’awanah berdiri dengan izin Akte No. B.30008148 Tanggal 01 juli 1986
  • 1991 MA Ma’arif 7 berdiri dengan Akte No.wm.06.04./.pp.0.3.2/001399/191 pada tgl 08 april 1991
  • 1994 Madrasah Mu’allimin Mu’allimat berdiri dengan materi kurikulum nasional dengan ditambah muatan lokal agama lebih banyak
  • 1995 SMK (STM) NU-1 berdiri dengan Akte izin pendirian Nomor 1942/32. B tanggal 17 Juli 1995
  • 1996 Madrasatul Qur’an berdiri pada tanggal 01 juli 1996 dengan kajian materi dan kurikulum ditententukan sepenuhnya oleh pesantren
  • 1997 Pada awal tahun tersebut, didirikanlah lembaga pendidikan SLTPN 2 Paciran berdasarkan Surat Keputusan No.8757/104.15/PR/1997 tertanggal 11 Januari 1997 dan sekolah ini diresmikan pada tanggal 30 Agustus 1997 oleh Mendikbud Prof.Dr. Ing. Wardiman Joyonegoro
  • 1997 Pada tanggal yang sama dengan pendirian SLTPN 2 Paciran, di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Sunan Drajat didirikan pula sekolah kejuruan SMK NU-2 Prodi Manajemen Bisnis
  • 2001Pada tahun ajaran 2001/2002 telah didirikan Universitas Islam Lamongan dengan status kampus  PP. Sunan drajat
  • 2003 Didirikan Lembaga Pengembangan Bahasa Asing dengan program Bahasa Inggris dan Bahasa Arab
  • 2003 Didirikan Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) sesuai dengan kondisi geografis Pondok Pesantren Sunan Drajat yang ada di daerah pesisir pantai.
PONDOK PUTRI SUNAN DRAJAT


SUMUR PENINGGALAN SUNAN DRAJAT
( BERADA DI MUSOLA PONDOK PUTRI )


MASJID AGUNG SUNAN DRAJAT



AULA PONDOK PESANTREN SUNAN DRAJAT



PENGASUH DENGAN KH.ABDURRAHMAN WAHID/ GUS DUR ( ALM )
( DI MASJID AGUNG SUNAN DRAJAT )



IWAN FALS SAAT BERKUNJUNG KE PONDOK